School Info
Friday, 05 Jun 2026
  • SELAMAT DATANG DI SEKOLAH CALON PEMIMPIN MASA DEPAN - PENDAFTARAN MURID BARU KLIK DISINI
  • SELAMAT DATANG DI SEKOLAH CALON PEMIMPIN MASA DEPAN - PENDAFTARAN MURID BARU KLIK DISINI
5 June 2026

NONGKI BARENG SANTRI

Fri, 5 June 2026 Read 2x

NONGKI BARENG SANTRI

 

Oleh: Badrudin el Mayou

“Hai akhi, lagi pada ngapain?” tanyaku kepada para santri yang sedang berkumpul.

“Nongkrong santai, Ustadz,” jawab mereka.

“Boleh Ustadz Badru ikutan?”

“Boleh, Ustadz.”

Saya pun duduk bergabung bersama mereka. Sesekali melontarkan candaan agar suasana semakin akrab dan mencair. Lelah dan penat setelah seharian beraktivitas terasa terobati dengan duduk santai di pinggir lapangan sekolah. Angin malam berembus pelan menyapa. Minuman dan makanan ringan membuat suasana semakin renyah dan hangat.

photo 2026 06 05 07 28 22

Guru tidak hanya hadir di dalam kelas dan dibatasi oleh dinding-dindingnya. Tugas guru bukan sekadar menyampaikan pelajaran, tetapi juga menjadi pembimbing, penasihat, sekaligus sahabat bagi santri. Pendidikan yang baik tidak hanya berfokus pada nilai akademik, melainkan juga pada pembentukan karakter, sikap, dan kepribadian santri.

شيخك هو الذى مازال يجلو مرآة قلبك حتى تجلت فيها انوار ربك

Guru sejati bagimu adalah orang yang senantiasa menjernihkan cermin hatimu, sehingga cahaya Rabbmu dapat bersinar terang di dalam hatimu.” (Al-Hikam, Ibnu Athaillah Al-Askandari)

Guru sejati adalah orang yang tidak hanya mencerdaskan pikiran, tetapi juga memperbaiki hati dan akhlak kita agar hidup lebih dekat dengan Allah. Seorang guru yang baik akan meluangkan waktu untuk mendengarkan cerita dan persoalan yang dialami santrinya. Terkadang, anak merasa lebih nyaman berbicara kepada guru dibandingkan kepada orang lain. Saat mengobrol santai bersama mereka, hati dan pikiran mereka lebih terbuka sehingga lebih siap menerima nasihat. Di situlah momen yang tepat untuk mendengar curahan hati mereka dan memberikan arahan dengan kelembutan.

photo 2026 06 04 12 02 40

Ketika suasana hati mereka sedang rileks, nasihat pun lebih mudah diterima. Mudah-mudahan, melalui cara seperti ini Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan hidayah dan menghilangkan perilaku negatif dari diri mereka, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik, kuat, dan percaya diri.

Kelembutan sering kali lebih mudah diterima jiwa dibandingkan ancaman, bentakan, makian, ataupun pukulan. Menjadi guru membutuhkan seni, seni dalam mengajar, berinteraksi, berkomunikasi, dan memotivasi. Dengan itulah rasa jenuh dan malas para santri dapat perlahan teratasi.

Guru bukan hanya berjalan menuju kelas, tetapi juga harus mampu berjalan menyentuh berbagai aspek kehidupan santrinya. Dengan demikian, para santri tidak hanya mendapatkan pelajaran di ruang kelas, tetapi juga memperoleh keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Interaksi di luar kelas sering kali menjadi momen penting dalam pendidikan karakter. Ketika guru menunjukkan kepedulian dan sikap ramah, santri belajar tentang arti menghormati orang lain, bekerja sama, dan saling memahami. Guru secara tidak langsung menjadi teladan dalam bersikap dan berperilaku.

photo 2026 06 05 07 27 43

Pada akhirnya, guru adalah sosok yang memiliki peran besar dalam membentuk generasi masa depan. Mengajar di kelas memang tugas utama, tetapi mendampingi, menasihati, dan membangun hubungan yang baik dengan santri juga merupakan bagian penting dari pendidikan. Dengan perhatian dan kasih sayang seorang guru, para santri tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tetapi juga menjadi manusia yang baik dan berakhlak mulia.

Jadilah guru berjalan; setiap langkahnya menghadirkan keteladanan dan menebarkan kebaikan.

 

el Mayou -Guru PAI SMPIT As-Syifa Boarding School wanareja-

Another Article

This article have

0 Comment

Leave a Comment

 

five × 4 =