Subang – SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran, Sabtu, 26 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Kelas 9 Asiah tersebut merupakan bagian dari rangkaian Bimtek Pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja Terbaik Tahun 2026.

Keikutsertaan SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja dalam program tersebut tidak terlepas dari capaian sekolah berdasarkan Rapor Pendidikan. Pada tahun 2026, sekolah termasuk satuan pendidikan penerima BOSP Kinerja Terbaik dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Capaian tersebut sekaligus mengantarkan SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja menjadi salah satu sekolah di Kabupaten Subang yang dipercaya mengikuti rangkaian Bimtek sekaligus menjadi penyelenggara untuk agenda Digitalisasi Pembelajaran.
Rangkaian Bimtek dilaksanakan selama tiga hari, 24–26 September 2026, dengan tiga fokus penguatan yang berbeda. Kegiatan pertama berupa Bimtek Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dilaksanakan pada 24 September 2026 di SMP Negeri 1 Cisalak. Rangkaian dilanjutkan pada 25 September 2026 dengan Bimtek Literasi dan Numerasi (Litnum) yang bertempat di SMP Modern Riyadhul Jannah. Sementara itu, agenda terakhir berupa Bimtek Digitalisasi Pembelajaran diselenggarakan pada 26 September 2026 di SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja.

Bimtek Digitalisasi Pembelajaran di Wanareja menghadirkan narasumber dari BBPMP Provinsi Jawa Barat, Bapak Riana, yang menjabat sebagai Widyaprada Ahli Madya. Materi yang disampaikan berfokus pada Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari upaya memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses pendidikan dan pembelajaran di satuan pendidikan.
Kegiatan ini melibatkan enam sekolah, yaitu SMP Negeri 1 Cisalak, SMP Modern Riyadhul Jannah, SMP Al Husna, SMP Islam Daarul Qolam, SMP PGRI 2 Subang, serta SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja sebagai tuan rumah. Masing-masing sekolah mengirimkan lima orang peserta, dengan salah satu peserta merupakan kepala sekolah. Dengan demikian, Bimtek Digitalisasi Pembelajaran diikuti sebanyak 30 peserta dari enam satuan pendidikan.
Pelaksanaan Bimtek menjadi ruang bagi para peserta untuk memperkuat pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran sekaligus mendorong proses transformasi digital di sekolah. Digitalisasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara tepat untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, relevan, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Rangkaian kegiatan SPMI, Literasi dan Numerasi, serta Digitalisasi Pembelajaran juga menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan membutuhkan penguatan yang saling terintegrasi. Sistem penjaminan mutu menjadi fondasi pengelolaan sekolah, literasi dan numerasi menjadi bagian penting dari kompetensi murid, sedangkan digitalisasi menjadi salah satu instrumen pendukung pembelajaran di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Bagi SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja, kepercayaan sebagai salah satu penerima BOSP Kinerja Terbaik Tahun 2026 sekaligus tuan rumah Bimtek Digitalisasi Pembelajaran menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Sekolah berharap hasil kegiatan tidak berhenti pada pelaksanaan Bimtek, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui praktik pembelajaran dan pengelolaan pendidikan yang semakin berkualitas.
Melalui kolaborasi antar sekolah dan pendampingan dari BBPMP Provinsi Jawa Barat, kegiatan ini diharapkan turut memperkuat budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan serta mendorong pemanfaatan teknologi yang semakin optimal dalam pembelajaran. Upaya tersebut sejalan dengan komitmen SMPIT As-Syifa Boarding School Wanareja dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan penguatan karakter dan nilai-nilai pendidikan Islam.
Leave a Comment