
Niken Ayu Wibowo, siswi kelas 9 Khodijah SMPIT Assyifa Boarding School Wanareja, menjadi murid pertama di sekolah yang mengikuti agenda Asia Youth International Model United Nations (AYIMUN) di Malaysia. AYIMUN sendiri merupakan konferensi internasional berbasis simulasi sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mempertemukan para pemuda dari berbagai negara untuk berdiskusi, berdebat, dan mencari solusi atas isu-isu global. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya melatih kemampuan public speaking dan diplomasi, tetapi juga memperluas wawasan internasional serta membangun relasi dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya.
Gadis kelahiran September 2010 ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sejak duduk di bangku sekolah dasar. Saat kelas 7, Niken pernah bergabung dalam organisasi Language Ambassador periode 2022–2023 dan beberapa kali mengikuti lomba storytelling. Selain aktif di bidang bahasa, saat ini ia juga mulai menekuni dunia modeling melalui kursus di kotanya.
Niken mengikuti AYIMUN 2026 yang diselenggarakan di Malaysia pada bulan Januari. Pada saat yang sama, angkatannya di sekolah sedang melaksanakan kegiatan study tour. Namun, karena jadwal yang bersamaan, Niken memutuskan untuk tetap mengikuti AYIMUN demi mengejar pengalaman internasional yang sudah lama ia impikan. Ia mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga serta teman baru dari berbagai negara selama mengikuti agenda tersebut.
Ketertarikannya terhadap dunia Model United Nations berawal dari informasi yang ia dapatkan dari kakak kelasnya semasa SD. Sejak saat itu, Niken tertarik karena memiliki cita-cita menjadi diplomat Indonesia untuk Amerika Serikat. Ia kemudian menyampaikan keinginannya kepada kedua orang tuanya dan mendapatkan dukungan penuh. Setelah itu, Niken mendaftarkan diri melalui salah satu agensi dan konsultan pendidikan untuk mempersiapkan keberangkatannya.
Dalam AYIMUN, peserta dibagi ke dalam beberapa council atau forum diskusi sesuai isu global tertentu. Awalnya, Niken ingin bergabung dalam council UNICEF, tetapi kuotanya telah penuh. Alhamdulillah, ia masih berkesempatan bergabung dalam council United Nations Development Programme (UNDP) dengan tema pembahasan “Addressing Housing Crisis in Urban Areas.” Pada forum tersebut, Niken mewakili negara Mesir sebagai delegasi.
Ia memilih Mesir karena tertarik pada isu krisis perumahan di wilayah perkotaan negara tersebut. Menurutnya, masalah ini berkaitan erat dengan urbanisasi yang cepat, ketimpangan ekonomi, dan kepadatan penduduk di kota-kota besar seperti Kairo. Banyak masyarakat berpindah ke kota untuk mencari pekerjaan yang lebih baik, sementara ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau masih terbatas. Akibatnya, muncul banyak kawasan padat penduduk dan permukiman informal dengan fasilitas yang kurang memadai. Selain itu, upaya pemerintah Mesir dalam membangun kota-kota baru juga menjadi hal menarik untuk dikaji karena menimbulkan dukungan sekaligus kritik dari masyarakat.

Sebelum keberangkatan, Niken mendapatkan pengarahan dan pelatihan secara online dari agensi yang ia ikuti, mulai dari pengenalan MUN, teknik riset, hingga penyusunan position paper. Dari kegiatan tersebut, ia mulai berkenalan dengan peserta lain dari berbagai daerah. Niken juga mempersiapkan motivation letter dan position paper yang nantinya dipresentasikan selama konferensi berlangsung.
Saat agenda AYIMUN dimulai, Niken berangkat ke Malaysia didampingi oleh ibunda tercinta. Ia menceritakan bahwa pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut sangat menyenangkan dan berkesan, mulai dari hari pertama hingga hari terakhir. Selain mengikuti diskusi formal, ia juga bertemu dengan banyak teman dari berbagai negara dan usia, mempelajari budaya mereka, serta bertukar pandangan mengenai tantangan yang dihadapi masing-masing negara.

Pada acara gala dinner, Niken tampil anggun mengenakan kebaya hitam dan menikmati rangkaian acara bersama peserta internasional lainnya. Pengalaman tersebut semakin memotivasinya untuk terus berkembang di bidang diplomasi dan hubungan internasional.
Insyaa Allah, pada Oktober 2026 mendatang, Niken akan kembali mengikuti agenda MUN di Jenewa, Swiss. Mohon doa dan dukungan dari seluruh keluarga besar SMPIT Assyifa Boarding School Wanareja agar agenda tersebut berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Leave a Comment